Fakta Unik Kebudayaan Makanan di Malaysia

By | October 31, 2021

Kebudayaan makanan di Malaysia sebagai salah satu Negara yang serumpun dengan Indonesia cukup menyita perhatian. Hal ini dikarenakan, banyak masyarakat kita yang berlibur kesana. Nah sebelum menyantap aneka kuliner, sebaiknya ketahui beberapa faktanya di bawah ini ya!

Fakta Kebudayaan Makanan Malaysia yang Unik dan Menarik

Malaysia bukan hanya Negara tetangga, tetapi juga masuk ke dalam wilayah Asia Tenggara dan masih serumpun dengan Indonesia, yaitu Melayu. Namun, Malaysia memiliki makanan dan ciri khas yang memanjakan lidah.

Kebudayaan Makanan di Malaysia

Sebelum kamu berkunjung kesana, sebaiknya ketahui terlebih dahulu faktanya di bawah ini ya agar tepat dalam memilih yang benar-benar lezat:

  • Sejarah Makanan Malaysia

Tahukah kamu bahwa Negara Malaysia dipengaruhi oleh berbagai budaya di seluruh dunia. Hal ini dibuktikan dengan penduduknya yang dibagi menjadi 3 etnis yaitu Cina, India dan Melayu. Sisanya adalah penduduk asli Semenanjung Malaysia.

Dari beragamnya etnis tersebut, membuat cita rasa masakan Malaysia tidak bisa dianggap remeh. Jangan kaget juga jika rasanya hampir mirip dengan Indonesia dan Singapura. Pembedanya adalah masakan Malaysia mengandung banyak santan dan rempah.

Tradisi bumbu masakan tersebut diketahui sudah ada sejak abad ke 15 ketika Kesultanan Malaka menjadi tempat perdagangan terbesar, sehingga membuka teknik memasak dari Persia, Cina dan India.

Selain itu juga ada kelompok dari etnis Jawa, Bugis dan Minangkabau yang memiliki kesamaan agama dan cara hidup. Sejarah ini berpengaruh terhadap tradisi dan rasa kuliner Negara Malaysia ini.

  • Ciri Khas Makanan Malaysia

Kebudayaan makanan di Malaysia selanjutnya bisa dilihat dari ciri khas masakannya. Seperti yang sudah dijelaskan di atas yaitu bersantan,berdaging dan mengandung  banyak rempah. Hal ini tidak terlepas juga dari agama mayoritas penduduk di sana yaitu Islam yang mengikuti kultur dari Arab.

Daging yang dimasak sebagian besar adalah kerbau, sapi, kambing, ikan dan unggas karena mengandung banyak protein. Sementara babi dan lainnya yang dilarang, tidak halal untuk dikonsumsi. Selain itu, masakan bersantan diadopsi dari Minangkabau.

Kalau di Indonesia hari raya dihiasi dengan ketupat, kalau di Malaysia ada nasi himpit lengkap dengan Kari yang diadopsi dari masakan India.

  1. Penggunaan Bumbu dan Rempah Khas Malaysia

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa makanan khas Malaysia yaitu gurih (santan), manis (China) dan pedas (India). Bumbu rempah yang digunakan dibagi menjadi dua yaitu basah dan kering.

Rempah basah adalah semua bahan-bahan ditumbuk, sedangkan kering yaitu disangrai atau digoreng tanpa menggunakan minyak. Selain itu penggunaan bumbu dan rempah khas Malaysia banyak mengandung bahan-bahan herbal. Contohnya adalah kunyit, lengkuas, biji pala, kemangi dan masih banyak lagi yang lainnya.

  1. Alat Memasak Tradisional Melayu

Memasak pasti membutuhkan peralatan rumah tangga. Masyarakat Malaysia masih sering menggunakan alat masak tradisional seperti belanga untuk gulai, batu lesung, ayak, sudip, periuk tanah untuk merebus obat-obatan, torak atau kendi dan masih banyak lagi yang lainnya.

Hal inilah yang menyebabkan citra rasa masakannya tidak berkurang dan justru semakin lezat. Teori ini tidak diketahui berasal dari siapa, tapi terbukti dengan jelas.

  1. Tata Cara Makan Orang Malaysia

Fakta unik kebudayaan makanan di Negara Malaysia yang terakhir adalah tata cara makannya. Semua olahan dihidangkan bersama di atas meja, setiap individu diberikan nasi dan bebas dalam hal pemilihan lauk.

Sama seperti Indonesia, masyarakat disana lebih suka makan menggunakan tangan langsung dibanding tembok. Namun untuk yang beretnis Tionghoa, biasanya menggunakan sumpit.

Jadi itu dia beberapa fakta unik kebudayaan makanan di Malaysia. Tidakkah kamu ingin berkunjung kesana? Jangan sia-siakan mencicipi makanan satu persatu ya!

Share Button